6 Strategi Jitu Internet Marketing untuk Pemasaran Property

6 Strategi Jitu Internet Marketing untuk Pemasaran Property

Banyak sekali tips tentang internet marketing property di luar sana, yang akan membuat Anda kebingungan karena banyak sekali ide yang harus dilakukan, banyak bangeett….

Strategi internet marketing property begitu banyaknya dan ya benar Anda tidak bisa melakukannya sekaligus semua.

Nah di artikel berikut ini saya akan membahas 6 hal yang dapat Anda lakukan dan menghasilkan tanpa harus membuang waktu Anda.

6 Strategi Jitu Internet Marketing untuk Pemasaran Property

6 STRATEGI JITU INTERNET MARKETING UNTUK PEMASARAN PROPerTY

Di era sekarang ini banyak sekali metode atau strategi untuk memasarkan produk properti melalui online seperti: email, handphone, media sosial dan game. Seorang agen properti yang cerdas akan menggunakannya sebagai bagian dari strategi digital marketing property yang inovastif untuk meningkatkan awareness, dan personal branding.

Jika Anda ingin menarik lebih banyak kunjungan yang mengarah ke website Anda, lalu meningkatkan daya tarik bisnis Anda di pasar digital secara online, Ada beberapa strategi kunci yang bisa Anda lakukan

STRATEGI 1. PEMASARAN PROPERTY MELALUI SOSIAL MEDIA

Ada banyak artikel yang mencakup tentang sosial media termasuk desain media sosial, setup dan pemasaran melalui sosial media. Namun ada satu yang jarang dibahas yaitu tentang faktor WOW.

Ketika Anda mampu melangkah keluar dari kebosanan yang dilakukan banyak pemasar properti lakukan. Anda akan keluar dari persaingan dan akan terus bertumbuh.

Lupakan tentang berapa kali dan kapan waktu untuk posting. Fokus saja pada bersenang-senang dan mendapatkan banyak ide kreatif.

STRATEGI 2. MEMBUAT DIGITAL MARKETING PLAN SETIAP BULAN

SAya rasa sangat penting bagi Anda untuk membuat dan merencanakan pengembangan strategi pemasaran digital Anda. Ketika memasarkan secara online buatlah plan nya sehingga Anda tidak melakukannya secara acak. Itu akan membuat Anda pusing lho.

Setiap minggu lakukan update di media sosial Anda dalam sebuah folder dokumen dan mencari foto terkait untuk digunakan dalam postingan. Kemudian atur segala sesuatu dalam sebuah action plan dengan menggunakan perangkat lunak seperti Hootsuite untuk media sosial sehingga Anda dapat melakukan penjadwalan postingan Anda.

STRATEGI 3. DESAIN SEBAUH  LEAD READY PROPERTY WEBSITE

Apa itu Leads Ready websoite? Ini adalah situs yang dibangun dan dirancang dengan tujuan tunggal untuk menarik dan memaintain lead. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat situs Anda membangun leads:

  1. Tidak menggunakan tempate website property. Gunakan website custom dan fokus pada brand Anda dan merek Anda, muncullah dan menjadi menonjol diantara persaingan. Hmmm intinya jangan hanya mengekor pesaing ya…
  2. Go Dynamics. Jadikan selama proses membangun web Anda, desainnya bisa terus ditingkatkan kualitas tampilan dan contentnya.
  3. CTA atau Call to Action. Webnya penuh dengan arahan2 agar leads Anda bisa diarahkan ke halaman penjualan yang menarik.
  4. Blogging. Jadikan blogging sebagai teman Anda. Rajin2lah mengupdate blog

STRATEGI 4. SEARCH ENGINE OPTIMIZATION

Sebenarnya ada beberapa guru real estate yang memberitakan bahwa SEO is Dead adalah optimasi sosial media adalah gelombang masa depan. Saya setuju di pentingnya optimasi media sosial, tetapi memiliki banyak pengikut/follower adalah bagian penting dari itu.

Banyak agen properti yang tidak memiliki pengikut yang cukup banyak di sosial media dan mereka tidak cukup “terkenal di internet”, optimasi mesin pencari masih merupakan cara yang sangat layak untuk mendapatkan leads dan baik dan meningkatkan kesadaran merek.

STRATEGI 5. EFEKTIF DAN KONSISTEN DI EMAIL MARKETING

Rencanakan sebuah kampanye Email pemasaran yang efektif. Ketika seseorang sign up untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang properti atau layanan, usahakan untuk menyentuh mereka setidaknya 2 kali sebulan. Pastikan baris judul subjek email Anda semenarik mungkin sehingga klien potensial Anda akan benar-benar membuka email.

Ingat, setelah Anda membuat daftar email yang kuat, Anda memiliki bangunan data basis pelanggan yang dapat Anda berkomunikasi dengan Anda pada jadwal dan program Anda sendiri. Email pemasaran masih sangat efektif, jika dilakukan dengan benar. Dan jangan lupa untuk memastikan email Anda yang dioptimalkan untuk mobile.

STRATEGI 6. INVESTASI DI PIKIRAN LEADS/PROSPEK

Ingat kita bicara tentang menjadi “terkenal” dalam industri Anda. Ini adalah bagaimana Anda melakukannya sehingga Anda dapat mulai membangun personal branding di daerah Anda yang terlihat untuk Anda untuk memberikan saran tentang real estate. Hubungi blog dan situs yang berfokus pada berita di komunitas Anda dan tawarkan untuk menulis secara mingguan tentang real estate.

Susah? Gaptek? harap diingat bahwa pemasaran online untuk property merupakan masa depan dalam memasarkan unit-unit property dan itu perlua Anda kuasai dan direncanakan dengan baik.

Mudah-mudahan, 6 Strategi Jitu Internet Marketing untuk Pemasaran Property ini akan memberikan wawasan yang dapat dalam memasarkan bisnis properti Anda secara online. Tertarik untuk mengembangkannya?

Jangan lupa save artikel ini dan bagikan kepada siapa saja yang membutuhkannya….

Strategi Cerdas Internet Marketing Property

Strategi Cerdas Internet Marketing Property

Online Marketing/Internet Marketing ==> Tools/Alat

Brosur, Spanduk, Iklan di Radio, Iklan di TV
==> Cara Konvensional

Strategi Marketing via Online

Suspek ==>Prospek ==> Follow up ==> Closing ==> After Sales

Kenapa memakai Online Marketing?
Karena Setiap orang menggunakan SP, BB, Tablet, Laptop
Karena efektif
Karena Bisa sangat tertarget

Facebook untuk jualan Properti
1. FB Account
2. FB Group
3. FB Fanpage

Kesalahan Jualan Properti di Facebook:
1. FB Account. Hard Selling. Dijual Rumah, Posting Gambar ==> Soft Selling…
Membuat Foto diri kita sebagai agen properti, dengan background rumah yang kita jual.

2. FB Group. Agen tidak mengerti adanya/tidak tahu memanfaatkan FB Group. Masuk grup ke yg membernya agent juga. Bisa Cobroke
Riset Group2 mana yg sesuai dengan target market kita…lalu bergabung.
Membuat grup sendiri yang beririsan dengan properti. Misal: Investasi, Bisnis, Bisnis Properti
3. FB Fanpage. Agen tidak mengerti adanya/tidak tahu memanfaatkan FB Fanpage.
Iklan menggunakan Fasilitas FB Ads….Iklan berbayar, tertarget, bisa di test

Facebook Gunakan Promote Local Business…
Benar2 tertarget…seakan2 menyebar brosur di sekitar perumahan.

Perumahan ==> Lebih cepat closing orang2 di sekitarnya.

Sebagai Agen kita harus meningkatkan skill, Leads Generation/ Prospek.

saran dengan mempelajari Internet Marketing…www.internetpemula.net

Saksikan Video Berikut Ini

Tips Bisnis Developer Property : Menguasai Pondasi Bisnis

Tips Bisnis Developer Property : Menguasai Pondasi Bisnis

Pak, saya ingin membangun rumah 2 lantai yang sebelumnya rumah saya hanya 1 lantai. Info dari kontraktor yang pernah membangun rumah saya ini mereka sudah menyiapkan pondasi rumahnya untuk bisa di extend ke 2 lantai, bapak bisa bantu untuk pengerjaannya?

Pertanyaan seperti ini sering saya dapatkan ketika membantu calon klien yang ingin merenovasi rumahnya. Sayangnya banyak klien yang mendapatkan info sepotong-sepotong dari kontraktor mereka. Info bahwa pondasinya bisa dipakai untuk lantai berikutnya bisa iya bisa tidak. Persoalannya ketika akan menaikkan rumah ke lantai dua, bagaimana dengan lay out atau susunan ruang di lantai 2 tersebut? Jika tidak terlalu berbeda dengan lantai dibawahnya maka pondasi yang sudah ada dapat dipakai untuk meneruskan, tapi kalau jauh berbeda maka harus di buat pondasi dan kolom baru untuk membangun lantai duanya.

Bayangkan untuk membangun rumah 2 lantai saja, kita harus menyiapkan pondasi yang kekuatannya mampu menopang bangunan di atasnya. Bagaimana jika bangunan di atasnya adalah hotel atau apartemen, jelas harus lebih dalam lagi dan butuh perhitungan detail dan akurat.

Berbisnis properti bisa dibilang butuh sekali pemahaman dan pendalaman tentang pondasi dasar bisnisnya.

Oke secara global pondasi bisnis itu ada 3 hal yang harus dibangun seorang pebisnis:

  1. Money Mastery. Ini terdiri dari: BEP (Break Event Point) Mastery, Profit Margin & Cashflow Mastery, Reporting Mastery, KPI (Key Performance Indicator) Mastery.
  2. Delivery Mastery. Supply Mastery, Easy to Buy Mastery, Quality, Service Mastery
  3. Destination Mastery: Why Mastery, Vision Mastery, Goal Mastery

Pada artikel kali ini saya jelaskan ketiga pondasi tersebut dalam sebuah video

Silahkan Akses videonya di link berikut ini

Enjoy the video, dapatkan ilmunya dan share ke banyak orang ya…biar semakin banyak manfaatnya…many thanks

 

Tips Bisnis Developer Property : Dapat Lahan atau Cari Investor dulu?

Tips Bisnis Developer Property : Dapat Lahan atau Cari Investor dulu?

Dulu ketika ingin melamar pujaan hati saya, ada yang pertanyaan yang melintasi di fikiran saya, Mapan dulu atau nikah dulu? Terus terang ketika itu saya ingin sekali menikah sesuai sunnah Rasulullah di usia 25 tahun. Tapi ketika itu secara finansial saya belum mapan-mapan banget. Lalu saya sholat istikharah, nah darisitu saya malah keyakinan saya semakin kuat. Insya Allah jika saya menikah maka rezeki yang hadir akan datang dari dua arah, saya dan istri. Bismillah, langsung melamar.

Nah begitu juga ketika kita masuk ke dunia developer property, sebagai seorang yang baru memasuki bisnis ini terkadang muncul pertanyaan, Dapat Lahan atau Cari investor dulu? hehehe hampir sama dengan Mapan dulu atau Nikah dulu?

DAPAT LAHAN ATAU INVESTOR DULU-

Sederhananya seperti ini sih penjelasannya. Katakan kita melihat sebuah tanah yang punya potensi untuk kita olah menjadi kawasan perumahan. Lalu Anda tiba-tiba mendatangi investor untuk menawarkan tanah tersebut. Tidak ada feasibility study, belum ada ikatan dengan pemilik tanah, belum ada hitungan berapa margin profitnya, berapa lama proyeknya. Anda hanya datang ke investor dan bilang ini lahan bagus lho boss, prospek lho boss. Tapi ketika ditanya mau beri share berapa, dan berapa lama pengembaliannya…tidak bisa jawab. Tertarikkah investor? Tidak.

Lain halnya ketika Anda mendatangi investor dengan terlebih dahulu melakukan proses sebagai berikut: membuat feasibility study (RAB Proyek), jangaka waktu proyek (sudah buat schedulenya), sudah ada hitungan margin profit dan berapa penawaran yang akan dibagikan ke investor, sudah punya riset kompetitor dan rencana desainnya. Apalagi jika kita sudah mampu membuat deal dengan pemilik lahan. Nah ini Anda harus punya ilmu tentang Bagaimana Mendapatkan Lahan Hot Deal tanpa Uang Muka? (tunggu artikel selanjutnya ya). Lengkap sudah senjatanya, karena lahan sudah kita akuisisi dengan kerjasama, tinggal mengajak investor menjadi bagian dari proyek tersebut.

Jadi terjawab ya Dapat Lahan atau Cari investor dulu? semoga bermanfaat.

 

Miliki Mentor Bisnis Developer Properti Anda….

Miliki Mentor Bisnis Developer Properti Anda….

Saya teringat Jaman kuliah dulu. Masuk ke fakultas teknik jurusan teknik sipil dan perencanaan dengan gaya petantang petenteng. Merasa jadi calon Insinyur jadi banyak gaya, maklum baru lulus SMA pada waktu itu. Terus terang saya masuk jurusan ini karena cita-cita ingin jadi Insinyur pembangunan itu saja yang ada di otak saya saat itu.

Ketika perkuliahan dimulai, semester satu sih belum terjadi apa-apa, mata kuliahnya masih dasar banget. Nah ketika masuk ke semester kedua, ya ampuunn itu kenapa jadi hitungan semua isinya? Benar-benar kelabakan deh, bahkan di semester dua saya menjadi mahasiswa nasakom “nasib satu koma”. Wah wah gawat nih harus buru-buru tobat, karena biaya kuliah cukup mahal dan punya tanggung jawab sama orang tua untuk menyelesaikan kuliah.

Dari situ saya termenung, keliling sana sini, akhirnya berkelana ke toko buku dan ketemu satu buku karangan dari Steven R Covey berjudul “First Thing First”. Benar membuka mata saya. Saya yang tidak pernah kenal perencanaan hidup mulai serius membuatnya, dan yang saya lakukan berikutnya saya jadi rajin belajar. Hehehe..dan ternyata cara belajar paling efektif ya dari kakak senior. Saya jadikan mereka mentor belajar saya. Dan solve di semester berikutnya nilai-nilai saya cukup baik minimal tidak lagi nasakom.

Lantas bagaimana ketika saya terjun di bisnis developer properti? Caranya hampir sama. Saya cari mentor yang sesuai dengan kriteria saya.

Bagaimana Mencari Mentor Bisnis Developer Properti Anda?

SPClass

Riset Siapa orang yang sudah berhasil di bidang properti. Jika Anda tidak punya ide siapa orang yang tepat coba saja googling, atau cari di sosial media. Baca buku tentang bisnis properti cari profilnya, mereka pasti punya account sosial media atau minimal nomor kontak. Hubungi mereka sekarang juga.
Ikut Komunitas Bisnis. Ini salah satu cara saya mendapatkan mentor. Pengalaman bertemu dengan salah seorang direksi perusahaan developer membuat saya memiliki kesempatan untuk bisa belajar langsung dari praktisinya.
Berteman di social media. Internet benar-benar sangat menguntungkan kita, dengan adanya sosial media kita bisa dengan cepat menemukan siapa saja yang bisa menjadi mentor kita. Bertemanlah dengan orang-orang yang memiliki interest yang sama. Joint Facebook Group Strategi Properti , follow pebisnis developer properti yang kita kenal.
Ikut seminar or workshop. Salah satu pelajaran yang saya dapat dari bukunya Mr Covey adalah mengasah gergaji. Mengikuti seminar atau workshop akan mengasah ilmu kita dan tentunya kesempatan untuk bertemu orang yang sudah berhasil di bidang bisnis developer properti. Sediakan waktu untuk mengikuti seminar maka Anda akan mendapatkan banyak teman dan relasi bisnis properti baru.
Referensi. Terakhir Anda juga bisa menghubungi seorang mentor melalui referensi dari teman atau partner bisnis developer Anda. Mintalah nomor kontaknya dan langsung hubungi sekarang juga.

Ok sekarang Anda sudah mendapatkan orangnya, lalu bagaimana cara mendapatkan waktu untuk bisa bertemu dengannya?

Give and Take. Ya betul tapi tentunya diawali dulu dengan berkenalan ya, jangan langsung tembak Pak saya mau belajar properti bla..bla..bla..hehehe memangnya siapa Anda, belum kenal sudah minta ilmu. Ada tata krama yang harus kita lakukan, karena para mentor yang sudah sukses biasanya waktunya terbatas. Jadi santai dulu, sapa mereka dulu, biarkan mereka mengenal kita melalui komen-komen kita di status sosmednya, atau ketika di seminar perbanyak bertanya dan menyebutkan nama Anda. Take your time bro.

Oh iya bagus juga kalau Anda bisa memberikan opini dan menawarkan bantuan kepada mentor Anda, misalkan bisakah saya bantu pemasaran produk propertinya? ini yang saya lakukan dan It Works bro….
Bring Opportunity. Nah ini jurus paling ampuh nih, saya bisa bertemu dengan mentor saya saat ini karena saya membawa peluang buatnya. Saya bilang Pak saya ada peluang lahan hot deal tanpa uang muka, tapi saya belum punya pengetahuan detail tentang RAB Proyeknya bisa minta waktu bapak untuk mendiskusikannya? Dan tentunya kita tawarkan kerjasama dengan beliau untuk menjadi pendamping atau konsultan kita. Nah dapatkan mentornya.

Jadi mudah kan mendapatkan mentor bisnis developer properti Anda? Hubungi saya eh mentor Anda sekarang juga hahahaha….

Kaya Mendadak Dari Properti? Mimpi Kali yeeee…

Kaya Mendadak Dari Properti? Mimpi Kali yeeee…

“Enak ya bro sekarang dah jadi pebisnis properti, duitnya pasti Milyaran, kereenn…”

“Bro ente kan sekarang dah sukses, sudah punya proyek properti, jadi investor ane dong, modalin nih bisnis kuliner ane..ya..ya..ya..”

“Wih keren bro, jadi master properti lu sekarang!! gue siap berguru!!..”

Hmm..yah gitu deh pandangan sebagian orang, terutama kenalan dan orang-orang dekat. Image seorang yang terjun di bisnis properti itu bisa tiba-tiba Kaya Mendadak Dari Properti? Mimpi kali yeee…Padahal bisnis properti sama juga kok dengan bisnis yang lainnya. Perlu dibangun, ada langkah-langkahnya, ada resiko gagalnya juga, perlu bangun tim juga, perlu modal juga (kalau ada yang bilang bisnis properti tanpa modal semoga cepat taubat)

Jadi sebelum Anda terjun ke Bisnis Properti, persiapkan Mindset dan Skill Set supaya nggak meleset. Coba kalau mindset di awalnya saja ingin cepat kaya, ya sudah pasti salah. Bisnis Properti merupakan kombinasi dari bisnis dan investasi sehingga perlu waktu untuk bisa sukses di bidang ini. Saya lupa siapa yang bilang bahwa bisnis properti itu diibaratkan seperti lari triatlon (lari, berenang, bersepeda dengan jarak tempuh yang jauh) bukan lari sprint. Jadi dibutuhkan stamina prima, kemampuan mengendalikan diri, dan punya strategi jitu.

Untuk memiliki stamina yang prima, sebagai pemula di bisnis properti tentunya Anda harus banyak berlatih terlebih dahulu. Start Small but Now. Mulai dari proyek kecil dan lakukan sekarang juga. Tempat terbaik untuk memulai adalah dengan lahan-lahan kecil terlebih dahulu dengan luasan sekitar 100-200 m2 sehingga bisa diolah menjadi 1 sampai 2 unit rumah. Kenapa demikian? ini untuk melatih otot bisnis Anda.

Misal Anda mendapatkan sebuah peluang tanah seluas 200 m2 dan dibelah menjadi 2 unit. Dari sini saja banyak sekali pelajaran yang bisa diambil.

Menghitung kelayakan lahan. Gunakan Quick Count

Misal harga lahan tersebut 1 juta/m2,

biaya perijinan: pecah sertifikat 2jt/unit x 2 = 4jt

Urus IMB (ijin mendirikan bangunan): 5jt/unit

PLN: 1,2jt

Infrastruktur dan lain-lain: 5jt/unit

Bangun unit rumah: Rp 3,5jt/m2

Biaya notaris dll: 3jt/unit

Luas bangunan: 36 m2

Luas tanah: 100 m2

Nah data2 ini yang nanti kita oleh dengan menggunakan metode Hitung Cepat Properti (saya akan berikan cara hitung cepat di group premium atau ikuti workshop yang saya adakan…pantau terus web ini ya..)

Nego skema pembayaran dengan pemilik lahan

Ok katakan saja lahan tersebut ternyata setelah di bandingkan dengan kompetitor layak untuk diakuisi, maka lakukan negosiasi pembayaran dengan pemilik lahan.

Misal lahan 200 m2 apakah bisa dikerjasamakan atau dibayar bertahap atau dibayar tunai (kalau punya uangnya).

Cek Legalitas dan Perijinan

Lalu mengecek legalitas dan perijinan lahan tersebut dan menyiapkan legal formal dengan pemilik lahan. Sebelum deal Anda juga harus mengecek apakah lahan bermasalah, status kepemilikan dan lokasi tersebut bisa dibangun perumahan atau tidak.

Desain Rumah

Setelah lahan bisa diraih, apa langkah selanjutnya? Buat desain rumahnya, cari arsitek or drafter, untuk awalan gunakan jurus ATM (Amati Tiru Modifikasi), cari model rumah yang sedang trend, ambil sebagai contoh, lalu serahkan ke drafter utk digambar ulang dengan sedikit modifikasi di sesuaikan dengan lahan.

gmbar-3d
Ini contoh gambar rumah yang saya ambil contohnya dari google dan saya modifikasi dengan bantuan drafter

Buat RAB Proyek

Ok sekarang Anda sudah punya gambaran detail proyeknya, setelah itu lakukan perhitungan secara detail yang tertuang dalam sebuah Rencana Anggaran Biaya Proyek, bagaimana cara membuatnya? Ikuti workshop dari Strategi Properti akan kita kupas tuntas nanti.

Dengan adanya RAB inilah nanti kita mampu menghitung berapa HPP/Harga Pokok Produksi dari rumah yang akan kita jual. So tinggal berhitung berapa margin yang akan ambil.

Di sisi lain RAB juga bermanfaat jika kita kekurangan modal, maka kita bisa mengundang investor untuk mendukung proyek kita. Nanti akan kita bahas pada Strategi Mendapatkan Investor.

Jualan

Oh iya jangan hanya fokus pada proses proyeknya saja ya, ingat jualan juga harus jalan hehehe….tenang2 nanti kita akan sharing di artikel khusu Strategi Menjual Properti dengan Cepat

Waw, luar biasa ya, proyek kecil saja sudah banyak pembelajaran yang Anda dapatkan. But jangan lihat proyeknya, tapi fokus untuk membangun self confident Anda dulu. Jika proyek pertama ini berhasil, Anda sebenarnya sedang membangun brand image, kredibilitas, portofolio dan networking dan tentunya dapat profit yang lumayan hehehehe….

Ok keep reading my blog and watch my youtube channel ya friends, banyak sekali yang akan saya share….