10 Aturan Untuk Sukses Di Bisnis Property

10 Aturan Untuk Sukses Di Bisnis Property

Apa kabar teman-teman? Kali ini saya mau berbagi tentang 10 Aturan Untuk Sukses di Bisnis Property.

10 Aturan ini saya dapatkan dari Michael E Gerber yang terkenal dengan bukunya E Myth Revisited.

Semoga bisa memberikan inspirasi dan motivasi untuk menjalankan bisnis properti teman-teman.

10 Aturan Untuk Sukses di Bisnis Property:

1. Differentiate yourself. Bisnis properti merupakan bisnis yang sangat unik. Berbeda lokasi berbeda sentuhan, tergantung marketnya. Anda bisa sukses dalam semalam tapi juga bisa berdarah-darah tahunan. Namun bukan itu yang ingin kita bahas. Menjadi pebisnis properti Anda memiliki kesempatan untuk menjadi berbeda. Ada satu pengembang Nasional yang saya kagumi karena ketika melihat desain rumahnya, desain logonya, hingga desain kawasan perumahan membuat saya merasa nyaman dan enak dipandang mata. Dari awal masuk ke proyeknya sangat tertata rapi, masuk ke marketing officenya langsung memberikan efek wow, rapi, dingin, wangi dan pelayanannya luar biasa. Ketika saya dibawa keliling proyeknya, luar biasa rapih dan tersistem. Bayangkan jika Anda sebagai konsumen, at least di awal Anda sudah merasakan layanan yg luar biasa.

Contoh seperti ini yang membuat developer ini menjadi berbeda dengan pesaingnya. Sudah menang di kesan pertama. Contoh di bidang bisnis yang lain, Disneyland. Sebagai pemain bisnis wahana permainan ternyata salah satu keunggulan yang paling menonjol dari Disneyland adalah Kebersihan. Selama 34 tahun Disneyland mempertahankan kebersihan kawasan wahana permainannya, mereka bersihkan kawasan setiap malam yang membuat mereka unggul dibandingkan pesaingnya. Dengan melakukan hal tersebut mereka tidak perlu menjual Micky and Minie Mouse hehehehe..

2. Have the right mindset. Ketika saya memulai bisnis developer properti pertama saya, dari awal saya sudah memiliki mindset untuk memiliki perusahaan dengan system manajemen yang baik dan benar. Memiliki struktur organisasi, membuat manajemen konstruksi, merekrut orang, membuat aturan main untuk kontraktor, mempunya job deskripsi bagi semua anggota tim dan kami melakukan weekly meeting untuk memantau progress. Anda harus memiliki mindset yang tepat agar bisnis bisa Anda bangun dengan  baik.

3. Everything begins right now. Selamat dengan Anda memulai bisnis properti artinya satu langkah sudah Anda ambil. Now adalah kata yang penting bagi Anda dalam membangun bisnis properti Anda. Now is the art of mastery. Dengan memulai Anda sudah menapaki jalan-jangan penguasaan bisnis dan pengalaman. Always belajar hal-hal baru dan implementasikan sekarang juga.

4. The system is the solution. Di point nomor 1 Anda dapat membayangkan bisnis properti yang memiliki sistem pelayanan yang tertata dan terkontrol akan memberikan efek wow ke konsumen. Dengan system yang baik Anda akan mendapatkan repeat business, order yang berulang. Buatlah bisnis Anda terorganisasi dengan baik dan lingkungan bisnis yang berkilau.

5. Don’t listen to the #littleman. Pasar lagi lesu, sebentar lagi pilkada, baru saja ada tax amnesty dan lain sebagainya yg membuat Anda terhenti dalam melangkah. Dengarkan hanya untuk melihat situasi dan membangun awareness, but bergeraklah dengan rencana dan membaca situasi yang ada.

6. Get it right at the start. Buat system sales Anda sesederhana apa pun itu, buat system bagaimana mendatangkan konsumen ke proyek Anda, buat system bagaiman bisa mendapatkan closing dan konversi. Buat system bagaimana mendelivery proyek property Anda. Lakukan, monitor, perbaiki, lakukan.

7. Start for the right reasons. Bukan hanya teknikal, the owner memulai dengan alasan salah, cuma nyingkirkan boss, dan create a job…banyak bukan bisnis tapi Job…dan yg terburuk.

8. Become an incredible student. Belajar untuk membangun kapabilitas dan kapasitas. Belajar untuk bisa memisahkan apa yang produktif dan tidak. Belajar banyak hal untuk bisa berinovasi di bisnis Anda. Satu hal lagi yang penting untuk dipelajari adalah Komunikasi. Bagaimana Anda bisa mengkomunikasikan bisnis properti Anda ke khalayak ramai. Ke investor, ke customer dan ke tim.

9. Don’t put your entrepreneurial spirit to sleep. Jangan berhenti untuk membuat terobosan dalam berbisnis properti. Asah terus kemampuan entreprenuership Anda.

10. Work on your business, not in your business. Has the vision the business when it finally done. Anda bisa lihat developer besar seperti Sumarecon misalnya. Apakah ownernya bekerja untuk melayani buyer? Apakah ownernya masih sibuk membeli material untuk pembangunan unitnya? but berapa triliun omset mereka?

Penting bagi kita memiliki visi bagaimana bisnis properti yg ingin kita bangun. Bagaimana kantor Anda? Seperti apa tim Anda? Pakaian mereka? Bagaimana mereka menyampaikan pesan perusahaan ke masyarakat?

Wah ngapain mikir kejauhan? Mau jualan aja susah kok ya mikir perusahaan jadi besar. Ingat!!! Big business is small business did the right things. Perusahaan-perusahaan besar itu dulunya juga perusahaan kecil yang melakukan hal yg benar dari awal.

 

Semoga bermanfaat

MZOST

Kenapa Bisnis Properti Anda Stuck? Part (1)

Kenapa Bisnis Properti Anda Stuck? Part (1)

Helicopter mode…

Beberapa pebisnis property yg mengalami stuck di bisnisnya biasanya tidak memperhatikan beberapa hal sbb:

 MOU dgn Pemilik Lahan. Poin ini yg paling penting sebelum ke yg lain-lain. Kadang karena over PD, perjanjian dibuat dengan guidance feeling atau text book atau dengan panduan kata si anu ya segitu.

Misalnya ketika mau garap lahan 2 ha utk perumahan komersiil perjanjian dibuat hanya dalam waktu 1 tahun dgn skema DP, term 1 6 bln..term 2 1 thn..padahal belum di lakukan riset bagaimana market di sekitar lahan, kecepatan jualnya dan faktor2 lainnya. Parahnya lagi nggak punya backup investasi jika ada keterlambatan bayar…

 Tidak punya kemampuan menghimpun dana dengan cepat. Proyek properti durasinya tidak lama, apalagi buat pemain-pemain pemula. Maksimal 1-2tahun harus selesai. But kenyataannya? Nah di saat2 genting, punya akses ke fresh money itu penting banget agar proyek terus running.

Wrong Marketing Mindset. Masih menganggap marketing sebagai biaya bukan investasi. Padahal ketika membuat analisa bisnis sdh di anggarkan utk biaya promosi dll. Bahkan biaya marketing diirit2…hadeuh..yg tepat itu ya lakukan marketing dgn cara terencana dan terukur.

This an Orchestra not Solo Performance. Membangun bisnis property ya sama saja dengan membangun bisnis yg lain. Bangun struktur perusahaan, buat aturan main, disiplin keuangan, bangun brand…bukan hanya jadi pedagang..beli, bangun, jual…ya kalo begitu jualan sendiri aja. Bangun tim, bangun bisnisnya.

One Project One Pocket. Ini juga nih buat yg projectnya sdh lebih dari satu. Jangan main2 dgn cashflow. One project one investor one pocket itu sdh wajib. Jangan meremehkan dgn putar2 cashflow kiri kanan…hati2 kena dead cashflow.

👉 Note: sharing ini khusus newbie or rookie di dunia property…*termasuk saya 🤣 ..yg sering kejeblos karena sok tahu dan ganteng 😎

Untuk lebih jelasnya yuk tonton video berikut ini:

Tips Bisnis Developer Property : Menguasai Pondasi Bisnis

Tips Bisnis Developer Property : Menguasai Pondasi Bisnis

Pak, saya ingin membangun rumah 2 lantai yang sebelumnya rumah saya hanya 1 lantai. Info dari kontraktor yang pernah membangun rumah saya ini mereka sudah menyiapkan pondasi rumahnya untuk bisa di extend ke 2 lantai, bapak bisa bantu untuk pengerjaannya?

Pertanyaan seperti ini sering saya dapatkan ketika membantu calon klien yang ingin merenovasi rumahnya. Sayangnya banyak klien yang mendapatkan info sepotong-sepotong dari kontraktor mereka. Info bahwa pondasinya bisa dipakai untuk lantai berikutnya bisa iya bisa tidak. Persoalannya ketika akan menaikkan rumah ke lantai dua, bagaimana dengan lay out atau susunan ruang di lantai 2 tersebut? Jika tidak terlalu berbeda dengan lantai dibawahnya maka pondasi yang sudah ada dapat dipakai untuk meneruskan, tapi kalau jauh berbeda maka harus di buat pondasi dan kolom baru untuk membangun lantai duanya.

Bayangkan untuk membangun rumah 2 lantai saja, kita harus menyiapkan pondasi yang kekuatannya mampu menopang bangunan di atasnya. Bagaimana jika bangunan di atasnya adalah hotel atau apartemen, jelas harus lebih dalam lagi dan butuh perhitungan detail dan akurat.

Berbisnis properti bisa dibilang butuh sekali pemahaman dan pendalaman tentang pondasi dasar bisnisnya.

Oke secara global pondasi bisnis itu ada 3 hal yang harus dibangun seorang pebisnis:

  1. Money Mastery. Ini terdiri dari: BEP (Break Event Point) Mastery, Profit Margin & Cashflow Mastery, Reporting Mastery, KPI (Key Performance Indicator) Mastery.
  2. Delivery Mastery. Supply Mastery, Easy to Buy Mastery, Quality, Service Mastery
  3. Destination Mastery: Why Mastery, Vision Mastery, Goal Mastery

Pada artikel kali ini saya jelaskan ketiga pondasi tersebut dalam sebuah video

Silahkan Akses videonya di link berikut ini

Enjoy the video, dapatkan ilmunya dan share ke banyak orang ya…biar semakin banyak manfaatnya…many thanks