4 Kegiatan Agar Agen Property Bisa Tetap Closing Milyaran Saat Kerja Dari Rumah

4 Kegiatan Agar Agen Property Bisa Tetap Closing Milyaran Saat Kerja Dari Rumah

Jadi Anda seorang agen properti dan ingin bekerja dari rumah dengan cara efektif? Tonton video ini ya…

Gue akan mulai dengan penjelasan sekilas tentang bagaimana work from home dan akan menjelaskan dasar-dasarnya setelah itu

Dan gw yakin elu semua bisa melakukan hal ini!

You can do it guys!

Oke kita mulai ya

Tahukah Anda , the biggest obsctacle or the biggest problem ketika akan melakukan work from home..adalaahhh……

Yes, Your Self…Elu sendiri man..

Problemnya ada di diri sendiri, dari beberapa postingan di efbi, WA group banyak yg sharing, harus melakukan ini itu di rumah, ngurus anak, bikin kopi, nonton drakor dan kegiatan-kegiatan yang bisa mendistract fokus elu bekerja

Nah ini menjadi tantangan bagi elu semua utk mengatasi hal tersebut

1. Area utk bekerja. Minimal meja khusus utk kerja, kalau perlu ada ruangan khusus..but pastikan rapih ya..

Lalu siapkan komputer Anda, laptop dan telpon, ini wajib ada, karena bisa dibilang ketika Work from home Anda akan lebih mobile, satu saat bisa dipanggil keluar dll..

Oh iya satu hal yg perlu di siapkan ya, jaringan internet, wifi harus dipasktikan kenceng.

2. Mempunyai partner yang dapat dipercaya. Partner dalam hal ini ada beberapa:
– Developer property. Anda harus punya partner developer yang bisa ANda percaya, ketika Anda membawa leads atau prospect tim developer akan membantu proses follow up secara offlinenya. Jangan sampai seperti pengalaman saya di awal masuk dunia properti. Prospek banyak datang, developer pura-pura bego, dan hanya mengakui 1 s.d. 2 orang yang closing saja…mudah2an gak kualat tuh developer heheheheh
– Anda bisa merekrut FIELDPRO Manager…Field Prospect Manager, ini seperti inhouse-nya kita di lapangan. TUnjuk orang yang paham marketing and sales property utk memanage situasi di lapangan dan membantu follow up
– Co-broke dengan inhouse marketing developer, menurut saya ini opsi yang paling sulit dibandingkan 2 pilihan sebelumnya, karena disini Anda harus berbagi fee dan agak sulit untuk memonitornya.

Next kita akan bahas di masa-masa #DiRumahAja ini dengan kegiatan sebagai berikut

1. Check your website. Kalau Anda sudah punya website ya, kalau belum ya secepatnya buat
Apa saja yang di cek?
– Speed websitenya. Kalau Anda gak punya skillnya ya serahkan ke web programmer biar mereka yang perbaiki speednya
– Copywrittingnya. Biasanya ketika kita baca ulang ternyata banyak yg bisa di improve
– Nah termasuk offernya ya

2. Membuat Social Media Content Planning.
– Salah satu kelemahan para agent property adalah mereka sibuk mencari prospek dengan hardselling..broadcast WA, spam iklan sana-sini malah lupa dengan brandnya sendiri…padahal dengan adanya social media membangun brand menjadi sangat mudah. Salah satu caranya ya dengan membuat content yang bermanfaat buat target marketnya.

Oh iya kenapa harus dibuat social media content planning?
a. Biar nggak bosen. Jangan sampai posting di sosmed isinya jualan terus, ya harus dibuat content yang readable dan fun. Idenya bisa dengan membuat tips, quote motivasi, ajakan survei lokasi, tanya follower, tips membeli rumah dll…
b. Biar idenya mengalir. Kalau sudah dibuat planning, untuk 1 bulan misalnya…Anda tidak akan merasa kehilangan ide, Anda tidak akan memposting itu lagi itu lagi, jadi bervariasi

3. Meningkatkan kualitas content iklan
Ok untuk iklan biasanya teman-teman menggunakan 2 strategi: paid dan organic
Untuk yang paid
– Saatnya mempersipakan content untuk persiapan split testing. Persiapakan fotonya, videonya, copywrittingnya, targetingnya. Sehingga lebih banyak variasi dalam beriklan. It takes time, nah sekarang saatnya

Untuk yang organic
– saatnya membuka banyak akun di marketplace. Kalau saat-saat normal hanya punya 2 atau 3 akun di marketplace. Coba sekarang buka di minimal 20 marketplace dan contentnya selalu di refresh

Trust me, ini takes time.

4. Belajar Lagi. Ini gak kalah penting. Saatnya ketika #DiRumahAja ini ya belajar lagi. BAca buku, baca blog, tonton video di youtube, dll…sediakan waktu minimal 1-2 jam untuk re-learn dan re -educate yourself agar kemampuan dan skill elu bertambah.

Nah terutama tonton terus video-video gw ya hahahaha…bantu share juga

Ok semoga bermanfaat

Bisnis Dari Rumah: Cara Mudah Hanya Pake Laptop, HP dan Kuota Internet (TRUE STORY)

Bisnis Dari Rumah: Cara Mudah Hanya Pake Laptop, HP dan Kuota Internet (TRUE STORY)

Jika Anda ingin serius membangun bisnis Anda sendiri, tanpa harus bekerja 9-5 .. , maka Video ini wajib Anda tonton

Hai saya Omar seorang digital marketer, entrepreneur dan business coach

Pada waktu video dibuat kita semua dalam situasi dan kondisi dimana harus bekerja dari rumah or work from home

Yang akhirnya kita jadi berfikir, terutama buat yang selama ini bisnisnya konvensional wah saatnya nih saya serius membangun bisnis secara online..

atau untuk Anda yang bekerja dengan orang lain di suatu perusahaan Anda mempunyai pemikiran untuk mulai berbisnis sendiri dari rumah

Pertanyaan yang muncul bisa jadi seperti ini:Mungkin nggak sih gue membangun bisnis gue 100% full time dari rumah?

Jawaban saya mungkin banget..

But gw mau ngingetin kepada elu semua, bahwa Video ini bukan untuk semua orang…video ini untuk Anda yang siap untuk bekerja keras, bahkan bekerja 24 jam, bahkan ada masa ketika Anda tidak menghasilkan apa-apa di awal, tapi Anda terus melangkah agar tujuan tercapai.

Jika video ini memang untuk Anda keep watching
Jika bukan …ya keep watching..gw jg butuh penghasilan man wkwkwkwk

Tahu nggak sih teman-teman, saat ini sudah banyak profesi atau bisnis atau source of incomes yang bisa dikerjakan 100% full dari rumah secara online…

Bahkan kerjanya bisa darimana saja, di cafe, di coworking space, di pantai, di rumah, di kantor, syaratnya punya laptop, smartphone dan jaringan internet

Lalu apa aja sih pekerjaan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan income secara digital?

Di video kali ini, gue akan share ke elu semua apa yang sudah gw jalankan selama ini ketika membangun bisnis menggunakan digital marketing.

Penuh suka duka dan nggak mudah tapi ada satu hal yang perlu elu yakinkan
YOU CAN DO IT

Gue juga waktu mulai bisnis ini bener2 nubie, bahkan boleh dibilang usia gue udah nggak muda lagi, dah gue harus mulai belajar lagi dari nol..pada saat itu gue bergabung dengan komunitas bisnis online SB1M disitu gw dibimbing sampai bisa

Ok berikutnya yang gue mau ingatkan ke elu semua adalah elu juga harus Ready to invest. Uang, waktu, tenaga dan fikiran, intinya elu harus siap investasi itu semua

Apa saja sih yang sudah gw lakukan dalam berbisnis online?

1. Affiliate Marketing (SB1M). Affiliate marketer itu kerjanya menjual produk digital dalam hal ini gue menjual affilate produk sekolah onlinenya SB1M. Tugas gue disini beriklan, lalu mengajak orang untuk klik link affiliate lalu mereka mendaftar dan upgrade membership nah gue dapet fee affiliate disitu

Kelebihannya dari bisnis ini adalah gw gak perlu stock barang, karena yang perlu gw lakukan hanya membroadcast dan mengiklankan link affiliate-nya

2. Youtuber. Gw inget banget dulu salah satu mentor gw videonya banyak banget di youtube sampai ribuan video. Disitu gw terinspirasi untuk ikutan menjadi youtuber. Plus lagi gw juga dapet ilmu dari Russel Brunson ownernya click funnel untuk membangun Your owned traffic, artinya elu membangun subscriber elu yang elu konversi menjadi owned traffic. Yes elu jadi punya semacam kolam atau kumpulan fans elu yang siap ngikutin apa yang elu omongin, seru kan. Oh iya di youtube ini bagus banget lho untuk membangun multi stream of income. Salah satu yang bisa elu hasilkan adalah Youtube Adsense disini youtube akan menempatkan iklan2nya sesuai dengan niche yang elu bangun di channel lu, lalu dari setiap view dan click yang dihasilkan dari iklan elu akan mendaptakan komisi dari youtube

Bueh bayangkan para youtuber2 yang subscribernya jutaan itu, penghasilannya bisa bikin ngiler, alhamdulillah gw juga udah nyicipin cuma ya belum sebesar mereka.

Tapi penghasilan lain dari selain adsense juga lumayan kok..nah lanjut ke yang berikutnya

3. Digital Agency. Oh iya salah satu skill yang gw punya ketika belajar digital marketing adalah Facebook ads dan google ads. Kedua skill ini untuk saat ini benar-benar dibutuhkan oleh para pebisnis untuk mengembangkan bisnis mereka lebih cepat.

Disrupsi di dunia periklanan membuat orang mulai besar-besaran pindah ke platform online.

Skill elu dalam membuat iklan yang efektif bisa elu jual ke perusahaan2 yang ingin pemasaran di bisnis mereka teroptimasi.

Nah gw juga punya beberapa klien yang gw bantu untuk menjual perumahan mereka.

4. Digital Marketer Trainer. Ketika skill lu dah oke, elu sudah bisa menjadi seorang influencer di bidang yang elu tekuni, nah disini elu bisa juga menjadi pembicara internet marketing or trainer. Elu bisa buka public class atau inhouse. Gue sendiri sudah beberapa kali mengadakan public training dan diundang juga oleh beberapa perusahaan besar untuk melatih tim mereka.

5. Penyedia Jasa. Nah kalao yang ini gw bantu bisnis istri gw, jasa arsitek dan kontraktor. Stepnya simple bikin web, iklankan di social media, closing. Nah ini sebenarnya bisa juga ke depannya elu cari brand owner or pebisnis yang dia nggak punya skill digital marketing elu bisa bantu mereka dan mendapatkan comission ketika ada sales yang elu dapatkan

6. Business Coaching. Nah ini juga yang sedang gw bangun, gw punya skill untuk mencoach seorang business owner, dan marketingnya gw lakukan secara online

Oke berikutnya kita bicara tentang:
1 PLATFORM.Platform apa sih yang gue gunakan untuk menjalankan bisnis online?

Di digital marketing banyak sekali yang harus kita kuasai.

Membuat website, SEO, social media: facebook, twitter, linkedin, youtube, instagram, tiktok..

Kalau gw sendiri memilih untuk fokus ke 3 platform: FB, IG dan Youtube

2. Apa pertimbangan gw dalam memilih platform?

Dari sisi kenyamanan ketika gw mengupdate, upload dan respon di platform tersebut.
Menurut gw facebook adalah tempat untuk bisa menuangkan ide2 dan mendapatkan engagement langsung dari teman2 gw. Plus gw bisa membangun group dan brand guw, intnya di facebook gw bisa membangun komunikasi lebih erat ke friend2 gw. dan gw nyaman di facebook

Setelah itu IG, pertimbangan gw IG bagus banget dari sisi SEOnya karena udah mirip search engine, jadi kalau orang mau cari sesuatu ya di IG, heheheh gw sendiri baru mulai nih masuk IG, seru juga, walau follower gw belum begitu banyak tapi IG ini kuat banget ketika untuk membangun brand

Favorit guw ada di youtube, karena salah satu yang keren dari youtube itu, ketika elu sudah mulai punya subscriber, pertumbuhannya bisa organik banget, alias tanpa elu harus iklan subscribernya bisa bertambah sendiri. Tugas lu hanya maintain dengan membuat video secara rutin.

Youtube yang sekrang lebih serius gw bangun, karena di youtube gw bisa bicara dan bangun komunitas dan bangun brand lebih bagus

Ketika membangun channel ini, gw bersaing dengan banyak content creator tapi yang gw lakukan gw fokus ke satu niche yang gw sediakan content utk mereka, menjawab pertanyaan mereka

Gw bikin video tentang cara jualan properti, cara presentasi, cara menangani konsumen, cara membuat content untuk jualan

3. GOOD CONTENT. The story come first.

4. BUILD COMMUNITY. dengan komunitas akan banyak sekali hal yang di dapatkan. Kritikan masukan dan tentunya conversation. Ini harus benar2 diperhatikan, memang sih challengenya elu gak bisa setiap saat untuk menjawab setiap pertanyaan yang masuk, tapi paling tidak elu harus benar2 memperhatikan mereka di awal2 elu membangun authority sampai besar

You are nothing without follower

Jumlah follower mu tidak menentukan yang elu harus perhatikan adalah engage dengan follower luh

5. BECOME AN EXPERT. Nah makanya sejak awal elu harus menemukan akan fokus di niche apa ..sehingga orang akan mengenal elu sebagai Expert di bidang apa.

Expertise gw di bidang business coaching, tapi di sales coach or coaching untuk para marketer property dan developer property yang sedang membangun bisnisnya.

Dengan fokus ke niche yang sudah gw tentukan, orang dengan mudah mengenali dan juga gw menjadi rujukan dari beberapa orang ketika ingin belajar tentang bisnis property dan digital marketing property

Authoirity in certain subject, jadi gw bisa membuat presentasi yang detail dan penyampaian yang sesuai kepada audience gw, ini butuh waktu untuk bisa melakukannya.

Ini yang memungkinkan gw membuat seminar, mendapatkan client coaching, mendapatkan client digital agency karena trust yang sudah terbangun.

Nah kalau elu seorang yang suka tentang kuliner, desain, travel, music, olahraga elu juga punya kesempatan untuk bisa membangun authority di bidang elu, menjadi expert, tinggal elu fokus aja, kerja keras bangun content dan elu akan menemukan cara lu seiring perjalanan waktu

6. LEARN HOW TO BUILD THE BUSINESS

Nah itu yang bisa gw share..

Bisa jadi ada beberapa yang cocok, tapi setiap orang gw yakin beda pendekatannya. Tinggal elu sesuaikan dengan kemampuan elu dan passionkan apa yang elu kerjakan

Gw harap elu enjoy video ini, gw udah share tentang bagaimana gw dapet penghasilan dengan digital marketing dan gw juga udah sampaikan apa saja yang perlu elu lakukan

Gw harap elu juga akan bisa berada di posisi gw sekarang ini, atau bahkan lebih hebat lagi

Gw merasa perlua memberikan informasi melalui video ini karena gw rasa ini penting banget karena dulu waktu gw baru mulai juga gw perlu banget dapet inspirasi kek gini.

Kalau elu mau belajar lebih jauh tentang digital marketing, property dan bisnis, silahkan elu klik like, juga elu bisa masuk ke website gue, komen di video ini, klik subscribe sekrang juga, dan tentunya elu bisa bantu share video ini agar teman2 kita diluar sana juga mendapatkan manfaatnya

Sukses buat elu semua, see you at the top

Wassalamu alaykum wr wb

VIDEO 6 Cara Smart, Agen Properti Dalam Menghadap Situasi Sekarang Ini! Strategi Sukses Bisnis Property

VIDEO 6 Cara Smart, Agen Properti Dalam Menghadap Situasi Sekarang Ini! Strategi Sukses Bisnis Property

Waw saat ini benar-benar mengejutkan dan tidak disangka-sangka ya guys. Wabah yang merebak membuat ruang gerak kita menjadi sangat terbatas, bahkan kita sangat dianjurkan (semi wajib) untuk stay at home, work from home, kerja di rumah guys. Ini tentunya berdampak ke banyak hal di dalam bisnis kita.

Banyak sekali yang menanyakan ke saya..Pak Omar, Market properti saat ini bagaimana ya Pak? Pertanyaan yang sulit, kita semua sedang ada di dalam kondisi yang sama. Bahkan ini terjadi di seluruh dunia.

Luar biasa ya teman-teman, ini jadi challenge buat kita semua. Lumayan berat, tapi yang utama jangan panik dulu ya

Lalu apa yang harus kita lakukan ? Coba lihat rencana bisnis Anda, lalu robek semuanya sekarang juga , ganti dengan yang baru, sesuaikan dengan kondisi saat ini. Buat Rencana Baru saja deh!!

Oh iya yang paling penting saat ini Anda harus memiliki pemikiran
Ekonomi boleh terpuruk, tapi tidak dengan Anda, tidak dengan bisnis Anda

Cobalah untuk memiliki mindset bahwa ini semua hanya sementara. Badai pasti berlalu, seperti krisis-krisis sebelumnya selalu ada masa semuanya kembali normal. Yang Anda butuhkan Anda tetap melakukan pekerjaan Anda dengan langkah terbaik lalu istiqamah sampai tuntas.

Baik, kita mulai saja dari cara yang pertama

Cara ke-1. Jaga Kesehatan. Artinya jaga kesehatan fisik Anda, dan juga jaga kesehatan mental spiritual Anda.

Saya tidak akan berbicara tentang cara menjaga kesehatan di saat wabah covid 19 ini, Anda bisa mendapatkan dari banyak sumber, bahkan setiap hari beritanya bisa Anda dapatkan di internet.

Yang terpenting Anda perbaiki ibadah, banyak baca Al-Qur’an (kitab suci), banyak istighfar, banyak berdo’a, mohon dikuatkan diri dalam menghadapi ujian ini sehingga iman Anda menjadi kuat

Oh iya jaga juga asupan nutrisi dan makanan, jaga waktu tidur karena dengan tidur yang cukup memberi kesempatan bagi otak Anda beristirahat dan fikiran menjadi lebih segar.

Ingat juga untuk sering menggerakan badan Anda, olahraga rutin sambil berjemur setiap hari

Nah aktifitas ini bisa lho menjadi konten yang bisa Anda bagikan ke banyak orang. Ke prospek Anda dan kepada banyak orang.

Cara ke-2. Stay in touch with your database. Bangun komunikasi lebih intens kepada mereka. Di situasi dan kondisi market seperti ini, tetaplah konsisten dalam menyampaikan informasi dan perkembangan terkait bisnis Anda.

Kenapa demikian? Anda harus terus muncul di hadapan audience Anda agar mereka tahu bahwa bisnis Anda tetap eksis dalam kondisi ekonomi di ambang krisis seperti ini.
Di situasi normal saja Anda harus iklan dan promosi. Jadi Anda memelihara Sales Pipeline Anda, Sales funnel Anda, Kanal penjualan Anda, Data base Anda. Agar mereka selalu diingatkan tentang keberadaan bisnis atau produk Anda.

Ingat Krisis ini akan berakhir, ya seperti pengalaman yang telah berlalu krisis ini akan berakhir dan situasi kembali normal. Anda hanya perlu terus bekerja menghubungi prospek Anda dengan one on one call, kirim chat WA/SMS atau email.

Jangan sampai orang merasa bahwa proyek Anda mandeg, atau Anda sudah tidak eksis lagi di bisnis property

Cara ke-3. Prepare Your Script. Sebuah script atau naskah bagaimana Anda menghandle customer pada situasi seperti saat ini?

Ada customer yang menghold keputusannya karena bisa jadi mereka takut dan mungkin saja mereka harus mengalokasikan terlebih dahulu dana yang sudah mereka siapkan untuk membeli property, untuk keperluan mendesak lainnya. Dalam situai ini tugas Anda adalah mendukung keputusan prospek Anda sampaikan rasa empati Anda dengan mengatakan ” Baik Pak/Bu memang situasinya demikian, semoga keadaan bisa cepat teratasi dan bapak/ibu diberi kesempatan untuk tetap bisa mengambil unit di perumahan kami, ijinkan saya bisa tetap keep in touch ya pak/bu.”

Di sisi lain, ada juga customer yang ingin sekali melakukan transaksi saat ini juga.

Ketika ini terjadi maka yang perlu Anda lakukan adalah dengan memberlakukan Safety protocol. Ikuti aturan tentang safety dan healty. Ketika mereka ingin survei lokai, siapkan masker, hand sanitizer dan jaga jarak. Ingat jangan sampai karena ingin closing kesehatan Anda menjadi taruhannya.

Oleh karena itu saya menyarankan kepada Anda semua untuk mempersiapkan diri dengan melakukan SMART MARKETING

Apa itu? persiapkan Virtual showing (survey dengan video recorded or live) jadi Anda tidak perlu bertemu langsung dengan customer.

Be smart stay healthy

Cara ke-4. Mengasah gergaji. Skill dan Knowledge Anda sebagai seorang marketing properti itu ibarat gergaji yang digunakan untuk memotong pohon. Setiap hari gergaji Anda pakai untuk memotong pohon, lama kelamaan gergaji Anda bisa menjadi tumpul sehingga mengurangi produktifitas Anda sebagai seorang marketer.

Saatnya Anda perlu mengasah gergaji Anda. Anda bisa menonton video-video tentang sales di youtube, membaca blog, membaca buku, mengikuti webinar, daftar online course digital marketing, Melatih Marketing skill, menajamkan Negotiation skill Anda dan lain sebagainya

5. Membuat kembali 90 days Plan Anda (Brand New!!). Setting new goals, ubah strateginya, detailkan, kerjakan dengan sepenuh hati dan massive action. Kuncinya Anda harus menyesuaikan rencana bisnis Anda dengan situasi ini.

Jangan pernah BERHENTI, karena akan menentukan bisnis Anda ketika situasi kembali normal.

6. Buat Do list, Doing list dan Done list. Untuk materi ini, saya akan buatkan video detail bersama dengan point no. 5, pastikan Anda mengikuti terus channel saya ya…

Terima kasih sudah menyimak, nantikan konten-konten berikutnya, saya akan berupaya seupdate mungkin dengan situasi saat ini.

Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan kita dapat melalui krisis ini segera.

TONTON VIDEONYA DISINI YA….

MANA YANG LEBIH MUDAH JUAL KAVLING ATAU RUMAH? (TIPS UNTUK AGEN PROPERTY)

MANA YANG LEBIH MUDAH JUAL KAVLING ATAU RUMAH? (TIPS UNTUK AGEN PROPERTY)

Selamat Datang Di Bang Omar Show

Hari ini saya akan memberikan Anda Jawaban dari pertanyaan tentang: Mana yang lebih mudah jual kavling atau rumah?

Pertanyaan lumayan berat jawaban hhmmm…karena jualan property itu ada banyak faktornya

Pertanyaan ini kalau di detailkan lagi

Ya bisa panjang…gampang mana jual ruko atau rumah, jual rumah 20 Milyar dengan rumah 1 Milyar

Jadi banyak sekali varian atau variasi

Itulah property, beda lokasi aja bisa beda kesulitan

Ok kita mulai aja ya..

Pertama-tama saya mau jelaskan dulu

Faktor yang mempengaruhi mudah atau tidaknya jual property

Yang pertama 4L Lokasi, lokasi, lokasi, lokasi…mau jual kavling or rumah kalao lokasinya strategis dan dicari orang ya jadi gampang jualannya

Yang kedua Target Market…ini sering saya share di beberapa video saya tentang pentingnya memahami kepada siapa (WHO) Anda menawarkan property yang dijual. Jadi ini akan mudah kalao Anda menawarkan kepada target market yg tepat

Yang Ketiga..Legalitas…yes ini penting sekali ya teman. Jangan sampai sudah proses nego eh ternyata legalitasnya nggak beres. Letih hayati. SO pastikan ketika membantu klien dalam menjualkan propertinya legalitasnya jelas

Yang Keempat..Harga..nah kenapa harga di tempatkan terakhir. Saya hanya ingin teman-teman fokus ke Value ketika menawarkan. Jadi sales harus fokus ke value dulu sebelum bicara harga. Bicarakan tentang peluang apa yang didapatkan buyer ketika membeli properti tersebut, bicarakan tentang keunggulan lokasinya dan menyesuaikan dengan kebutuhan buyer. Itulah kenapa saya pernah sampaikan ke teman-teman untuk menyediakan waktu melakukan probing alias menanyakan terlebih dahulu detail kebutuhan buyer.

Misal buyer butuh rumah karena ingin lebih dekat dengan kantor, langsung hubungkan dengan banyaknya akses ke lokasi property yang dijual.

Nah, kalau keempat hal ini sudah bisa teman-teman pahami. Pertanyaan mana yang lebih gampang, ya lihat faktornya

Semoga bermanfaat

Sakses selalu ya

5 Langkah Efektif Menyelamatkan Bisnis Anda Dari Badai Virus Mematikan

5 Langkah Efektif Menyelamatkan Bisnis Anda Dari Badai Virus Mematikan

Guys, pada video kali ini saya ingin berbicara sedikit tentang efek wabah corona virus terhadap bisnis kita semua…

Saya tidak akan berbicara tentang kesehatan, teman-teman pasti sudah mendapatkan banyak info melalui internet atau social media.. .

Saya ingin membahasnya dari sisi bisnis.. . Dalam kondisi seperti ini banyak bisnis yang mendapat tantangan omset turun drastis, terutama yg pendapatannya harian, belum lagi harus berhadapan dengan ancaman terkena virus, menyebabkan banyak dari kita harus bekerja dari rumah .

Analisa saya, situasi krisis seperti ini akan berjalan cukup lama…mungkin bisa mencapai 3-4 bulan atau lebih who knows? Akan ada banyak bisnis tutup, bangkrut, atau merugi untuk bisa bertahan.. . Lalu pertanyaannya apa yang sebaiknya kita lakukan disaat krisis seperti ini? .

Kita pernah mengalami krisis moneter pada tahun 98 efek dari reformasi..pada saat itu banyak bisnis tutup, nilai tukar dollar menggila…mirip seperti sekarang ini. . Tapi setelah krisis justru melahirkan bisnis-bisnis baru yang kuat.. .

Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah… yang pertama..evaluasi kembali bisnis Anda. Ini saat yang tepat.. Lihat di situasi seperti sekarang ini, seberapa sehat bisnis Anda? berapa lama bisnis Anda bisa bertahan?..Ini juga berbicara tentang berapa uang cash yang ready di bisnis Anda . Kalau saya melihatnya ini ujian kesehatan bisnis Anda Cash harus ready, dan seberapa kuat system bisnis yang sudah di bangun

Langkah yang kedua…Di situasi seperti sekarang ini, memutuskan untuk bekerja dari rumah adalah pilihan utama. . Arahkan tim Anda yang bisa bekerja remote, persiapkan dengan matang…Anda bisa lihat video saya sebelumnya ya tapi bagaimana dengan pekerjaan yang tetap harus dikerjakan di pabrik/kantor? Sesuai anjuran pemerintah, jika Anda berada di area Red Zone alias wabahnya sudah parah, sebaiknya hentikan dulu…Inshaa Allah agar wabah ini cepat berlalu

Langkah ketiga..saatnya memproduksi banyak content untuk Anda posting di internet, perbanyak konten di social media..agar keberadaan Anda ketika ekonomi mulai recovery menjadi semakin mudah ditemukan. Oh iya sekalian juga memperbaiki produk, unique selling preposition, brand dan lain sebagainya

Langkah keempat…ya efisiensi..atur dengan ketat cashflow Anda..persiapkan dana cadangan in case proses recovery ekonomi berjalan cukup panjang Langkah terakhir..banyak berdoa,stay healthy, optimis bahwa krisis ini berlangsung sementara dan kita semua akan bisa melaluinya dengan baik. Badai pasti berlalu, orang kuat akan bertahan Terima kasih sudah menyimak

Mau lebih paham? Yuk tonton di video berikut ini

Salah Siapa?

Salah Siapa?

Simak percakapan berikut ini:

Coach: Apa yg terjadi dengan bisnis properti Anda?
Klien: Parner kerja saya bermasalah coach, tim juga selalu mengganggu saya. Bisnis properti saya stuck coach tidak ada pergerakan signifikan coach. Tidak ada komunikasi yg efektif antara saya dengan rekan, pemilik lahan ingin segera dilunasi pembayaran lahannya, marketing juga belum ada penjualan, tim juga berada di posisi yg kurang mendukung.

Coach: Sudah berapa lama ini terjadi?
Klien: Sudah berjalan 1 tahun lebih coach, bahkan saya tidak berani datang ke kantor coach, saya kehilangan semangat.

Coach: Siapa saja yg terlibat dalam permasalahan ini?
Klien: Yang pasti, saya dan partner saya coach. Tapi juga hubungan saya dengan tim yg lainnya kurang selaras.

Coach: Apa peranan Anda, sehingga masalah ini terjadi?
Klien: Memang saya kurang intens dalam mengkoordinis tim dan saya juga tidak “hadir” dalam tim.. coach.

Coach: Apa efek buruk yg terjadi jika hal ini terus terjadi?
Klien: Ya buruk banget coach. Lahan bisa diambil alih pemilik, saya dan partner merugi karena sudah mengeluarkan cukup banyak uang, tim juga bisa bubar.

Coach: Apa perilaku yang Anda tahu bisa membuat perusahaan merugi, namun masih terus Anda lakukan?
Klien: Iya saya masih belum terlibat penuh di proyek coach, saya kehilangan semangat.

Coach: Apa Anda sudah mencoba mengatasi masalah Anda?
Klien: Saya tahu masalahnya, namun belum tahu solusinya. Salah satu cara ya dengan berbicara dengan Anda… coach

Coach: Jika Anda memiliki kekuatan tanpa batas, apa yg akan Anda lakukan untuk mengatasi persoalan bisnis Anda?
Klien: Saya ingin memiliki bisnis properti dengan sistem, jika memungkinkan. Saya tidak perlu sibuk mengurus urusan operasional, saya ingin memiliki tim yg bisa full support bisnis developer properti saya. Saya juga ingin punya sistem marketing yg terus menerus mendatangkan customer ke bisnis saya coach.

Dari percakapan di atas, awalnya pemilik bisnis developer properti merasa bahwa kesalahan ada di luar dirinya. Menurutnya, partnernya dan karyawannya yg bermasalah. Namun setelah akhir percakapan bisa dilihat ternyata ada peran dirinya yg cukup besar dalam menyebabkan masalah di bisnisnya.

Menjadi pebisnis developer properti merupakan tantangan yg cukup besar. Tidak sekedar hanya bisa mencari dan mengakuisisi lahan, bisa menghitung laba dan lain-lainnya.

Namun diperlukan mental dan kemauan untuk terus belajar dari pribadi pebisnis developer properti. Anda wajib membangun kemampuan leadership dan berani bertanggungjawab atas apa yg terjadi di bisnis Anda. Simak tips selanjutnya ya….

Bisnis Properti Anda Bermasalah? Simak Tips Berikut ini

Bisnis Properti Anda Bermasalah? Simak Tips Berikut ini

Apakah ini yg Anda rasakan ketika menjalankan bisnis property?

==> Kepala pusing karena unit tak kunjung terjual?

==> Hubungan memburuk dengan partner, pemilik lahan dan juga team?

==> Cashflow selalu kering kerontang bak kemarau panjang tak berkesudahan?

Hmmm.. dan masih banyak lagi, cerita duka lara sebagai pebisnis developer properti

Ketika kondisi sudah sejauh ini, yuk coba simak tips sederhana berikut ini:

1. Ini saatnya Anda melakukan Evaluasi menyeluruh dari bisnis properti Anda. Lihat kontrak-kontrak kerjasamanya, coba negosiasi ulang jika memungkinkan dan yg paling penting komunikasikan segera. Act as business owner.

2. Apakah Anda sebagai pemilik bisnis sudah menggaji diri Anda sendiri dan tim? Jika belum, lakukan sekarang. Banyak kasus dimana sebagai pebisnis Anda sendiri tidak menggaji diri sendiri. Alamak gimana mau hidup…hehehe eh tapi ini juga banyak terjadi di bisnis-bisnis lain. Orderan ada tapi kok ya pemilik bisnisnya nggak gajian

3. Selalu lakukan evaluasi kinerja keuangan, lihat laporan keuangan setiap hari, setiap minggu, setiap bulan. Jika terjadi Dead Cashflow, jangan menyalahkan dollar naik, jangan menyalahkan presiden atau nomor ganjil genap, salahnya Anda nggak memonitor cashflow

4. Jualan seret, jangan salahkan tim sales atau kondisi pasar yg buruk. Coba cek keseluruhan bisnis properti Anda. Bagaimana dengan progress perijinan, bagaimana dengan progress di lapangan, ada pergerakan atau stagnan?

5. Bisnis buruk, bukan karena bisnisnya, tapi pemilik bisnisnya yang perlu di upgrade…duh sadis ya…iya bener itu, ketika bisnis semakin besar ownernya juga harus membesar kapasitas dirinya, salah satu caranya dengan memiliki mentor utk selalu mendampingi..uhuukk…you know who to contact jika butuh mentor ya…call me wkwkwkwkwk

Eh tips ini based on experiences ya, bukan ngarang!! Pantau terus ya…

10 Aturan Untuk Sukses Di Bisnis Property

10 Aturan Untuk Sukses Di Bisnis Property

Apa kabar teman-teman? Kali ini saya mau berbagi tentang 10 Aturan Untuk Sukses di Bisnis Property.

10 Aturan ini saya dapatkan dari Michael E Gerber yang terkenal dengan bukunya E Myth Revisited.

Semoga bisa memberikan inspirasi dan motivasi untuk menjalankan bisnis properti teman-teman.

10 Aturan Untuk Sukses di Bisnis Property:

1. Differentiate yourself. Bisnis properti merupakan bisnis yang sangat unik. Berbeda lokasi berbeda sentuhan, tergantung marketnya. Anda bisa sukses dalam semalam tapi juga bisa berdarah-darah tahunan. Namun bukan itu yang ingin kita bahas. Menjadi pebisnis properti Anda memiliki kesempatan untuk menjadi berbeda. Ada satu pengembang Nasional yang saya kagumi karena ketika melihat desain rumahnya, desain logonya, hingga desain kawasan perumahan membuat saya merasa nyaman dan enak dipandang mata. Dari awal masuk ke proyeknya sangat tertata rapi, masuk ke marketing officenya langsung memberikan efek wow, rapi, dingin, wangi dan pelayanannya luar biasa. Ketika saya dibawa keliling proyeknya, luar biasa rapih dan tersistem. Bayangkan jika Anda sebagai konsumen, at least di awal Anda sudah merasakan layanan yg luar biasa.

Contoh seperti ini yang membuat developer ini menjadi berbeda dengan pesaingnya. Sudah menang di kesan pertama. Contoh di bidang bisnis yang lain, Disneyland. Sebagai pemain bisnis wahana permainan ternyata salah satu keunggulan yang paling menonjol dari Disneyland adalah Kebersihan. Selama 34 tahun Disneyland mempertahankan kebersihan kawasan wahana permainannya, mereka bersihkan kawasan setiap malam yang membuat mereka unggul dibandingkan pesaingnya. Dengan melakukan hal tersebut mereka tidak perlu menjual Micky and Minie Mouse hehehehe..

2. Have the right mindset. Ketika saya memulai bisnis developer properti pertama saya, dari awal saya sudah memiliki mindset untuk memiliki perusahaan dengan system manajemen yang baik dan benar. Memiliki struktur organisasi, membuat manajemen konstruksi, merekrut orang, membuat aturan main untuk kontraktor, mempunya job deskripsi bagi semua anggota tim dan kami melakukan weekly meeting untuk memantau progress. Anda harus memiliki mindset yang tepat agar bisnis bisa Anda bangun dengan  baik.

3. Everything begins right now. Selamat dengan Anda memulai bisnis properti artinya satu langkah sudah Anda ambil. Now adalah kata yang penting bagi Anda dalam membangun bisnis properti Anda. Now is the art of mastery. Dengan memulai Anda sudah menapaki jalan-jangan penguasaan bisnis dan pengalaman. Always belajar hal-hal baru dan implementasikan sekarang juga.

4. The system is the solution. Di point nomor 1 Anda dapat membayangkan bisnis properti yang memiliki sistem pelayanan yang tertata dan terkontrol akan memberikan efek wow ke konsumen. Dengan system yang baik Anda akan mendapatkan repeat business, order yang berulang. Buatlah bisnis Anda terorganisasi dengan baik dan lingkungan bisnis yang berkilau.

5. Don’t listen to the #littleman. Pasar lagi lesu, sebentar lagi pilkada, baru saja ada tax amnesty dan lain sebagainya yg membuat Anda terhenti dalam melangkah. Dengarkan hanya untuk melihat situasi dan membangun awareness, but bergeraklah dengan rencana dan membaca situasi yang ada.

6. Get it right at the start. Buat system sales Anda sesederhana apa pun itu, buat system bagaimana mendatangkan konsumen ke proyek Anda, buat system bagaiman bisa mendapatkan closing dan konversi. Buat system bagaimana mendelivery proyek property Anda. Lakukan, monitor, perbaiki, lakukan.

7. Start for the right reasons. Bukan hanya teknikal, the owner memulai dengan alasan salah, cuma nyingkirkan boss, dan create a job…banyak bukan bisnis tapi Job…dan yg terburuk.

8. Become an incredible student. Belajar untuk membangun kapabilitas dan kapasitas. Belajar untuk bisa memisahkan apa yang produktif dan tidak. Belajar banyak hal untuk bisa berinovasi di bisnis Anda. Satu hal lagi yang penting untuk dipelajari adalah Komunikasi. Bagaimana Anda bisa mengkomunikasikan bisnis properti Anda ke khalayak ramai. Ke investor, ke customer dan ke tim.

9. Don’t put your entrepreneurial spirit to sleep. Jangan berhenti untuk membuat terobosan dalam berbisnis properti. Asah terus kemampuan entreprenuership Anda.

10. Work on your business, not in your business. Has the vision the business when it finally done. Anda bisa lihat developer besar seperti Sumarecon misalnya. Apakah ownernya bekerja untuk melayani buyer? Apakah ownernya masih sibuk membeli material untuk pembangunan unitnya? but berapa triliun omset mereka?

Penting bagi kita memiliki visi bagaimana bisnis properti yg ingin kita bangun. Bagaimana kantor Anda? Seperti apa tim Anda? Pakaian mereka? Bagaimana mereka menyampaikan pesan perusahaan ke masyarakat?

Wah ngapain mikir kejauhan? Mau jualan aja susah kok ya mikir perusahaan jadi besar. Ingat!!! Big business is small business did the right things. Perusahaan-perusahaan besar itu dulunya juga perusahaan kecil yang melakukan hal yg benar dari awal.

 

Semoga bermanfaat

MZOST

Empat Pertanyaan yang harus Anda jawab di Bisnis Properti Anda

Empat Pertanyaan yang harus Anda jawab di Bisnis Properti Anda

Ingin bisnis properti Anda menjadi bisnis kelas dunia?

Silahkan jawab Empat Pertanyaan yang harus Anda jawab di Bisnis Property Anda berikut ini:

  1.  Apakah bisnis property Anda menguntungkan?
  2. Apakah Anda sudah membuat System pada Bisnis Properti Anda?
  3. Sudahkah Anda membuat Manajemennya?
  4. Apakah Bisnis Properti Anda bisa di duplikasi?

Berikut ini penjelasan tentang keempat pertanyaan di atas.

  1. Apakah Bisnis Property Anda menguntungkan?

Mungkin Anda akan menjawab, ya jelas dong, saya kan sudah menentukan harga jual tertentu jelas untung dong. Benarkah? Saya ada pengalaman dalam memberikan konsultasi dan coaching ke beberapa client developer properti. Menariknya setiap saya tanyakan apakah bisnis developer property yang mereka jalankan menguntungkan? Selalu di jawab dengan, sudah tentu menguntungkan Pak, kan sudah dihitung analisa bisnis propertinya.

Baiklah, coba mari sedikit kita teliti bisnis developer properti yang sedang mereka jalankan.

Ternyata, Untung yg mereka katakan tersebut, baru untung di atas kertas, misal target keuntungan yang mereka inginkan 18 Milyar. Tetapi sayangnya, itu di atas kertas, karena ternyata pada aplikasinya, target keuntungan 18 Milyar itu jika proyek di kerjakan dalam waktu maksimal 3 tahun sudah bisa tutup buku, dan profit baru bisa dapatkan. Sayangnya sampai dengan tahun keempat proyek belum kunjung selesai.

Nah apa yang ingin saya sampaikan disini tentang apakah bisnis properti Anda menguntungkan?

  • Profitnya terlalu kecil. Pada kasus di atas bisa jadi ini tidak terjadi, tapi di kasus lain bisa juga lho, karena ingin mengejar penjualan cepat, akhirnya jual unit properti dengan harga murah sehingga profitnya ternyata tidak dapat menutupi biaya operasional dan harga modal.
  • Terlalu mudah mendiskon. Nah ini masuk ke level confidence nih, terkadang ketika menjual sebuah produk, karena ingin cepat-cepat closing akhirnya dengan mudah memberikan diskon gila-gilaan, padahal dalam berjualan yang harus dikedepankan adalah ikatan emosional penjual dan pembeli sehingga harga sudah tidak menjadi masalah lagi.
  • Tidak melakukan riset pasar. Untuk hal ini terkait dengan kecepatan penjualan. Riset pasar dibutuhkan untuk melihat apakah produk properti yang kita jual harganya kompetitif dengan memperhitungkan harga dasar lahan propertinya. Ketika harga lahan terlalu tinggi maka berdampak kepada harga jual yang terlalu tinggi, ini yang menggerus profit dan penyelesaian proyek menjadi lebih lama.
  • Merekrut karyawan yang tidak produktif. Ini juga bisa menjadi beban perusahaan. Membuat biaya operasional membengkak, padahal tidak memiliki kontribusi dalam menjalankan roda perusahaan.
  • Tidak melakukan kampanye marketing dengan benar. Yes, anggaran pemasaran tidak dites dan ukur sehingga tidak menemukan cara yang efektif dalam menjual dan memboroskan anggaran yg sudah dibuat.

2. Apakah Anda sudah membuat system di bisnis property Anda?

Nah ini menarik, kenapa harus di pastikan bisnis properti Anda menguntungkan terlebih dahulu sebelum di sistemasi? Jawabannya, jika belum dipastikan menguntungkan maka Anda akan mensistemasi bisnis yang belum terbukti menguntungkan, hasilnya nanti ya sistem bisnis properti yang tidak menguntungkan, so pastikan menguntungkan terlebih dahulu. Itulah kenapa saya selalu menyarankan untuk memulai terlebih dahulu bisnis developer property Anda dari kecil dulu. Buat sukses yang pertama dulu, agar bisa merasakan dan mengetahui cara mendapatkan keuntungan di bisnis properti.

Ok, darimana memulai sistemisasinya? saya bahas sebagian saja ya, kalau mau lengkap ya nanti kita ketemu di seminar dan workshop saya ya hehehehe

  • Struktur Organisasi. Salah satu faktor penting jika bisnis property Anda ingin bertumbuh adalah dengan membuat sebuah struktur organisasi yang tepat untuk bisnis properti Anda. Karena ibarat pondasi dan struktur yang menopang bangunan, jika Anda mampu membangun struktur organisasi dari awal Anda merintis bisnis properti hasilnya akan luar biasa. Struktur organisasi yang sederhana saja dulu. Ada Direktur Utama, Manajer Keuangan, Manajer Operasional, Manajer Pemasaran, Manajer Legal dan SDM. Dengan memiliki struktur organisasi, maka ke depannya Anda akan siap merekrut tim yang mendukung bisnis properti Anda.
  • Rules of the Games. Business adalah Sport Games. Harus ada aturannya, kapan bola out, kapan offside dan batasan-batasan yang disepakati agar “permainan” menjadi teratur dan mendapatkan goals. Buat rules of the games yang disepakati semua pihak terkait bisnis Anda.
  • Rekrut Super Team. Di awal merintis usaha, bisa jadi hanya Anda dan partner Anda yang ada di dalam bisnis properti Anda. Ya karena Anda sedang memulainya, dengan adanya struktur organisasi yang Anda buat, maka sejak awal Anda sudah paham untuk bisa merekrut orang-orang yang tepat untuk menjalankan bisnis properti Anda. Rektur the best team dengan cara yang tepat.

3. Sudahkah Anda Membuat Manajemennya?

Inilah saatnya Anda memanage, memainkan orkestranya. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Buat Standard Operating Procedure (SOP) dan tentukan Key Performance Indicator (KPI) masing-masing bidang di bisnis properti Anda. Hal ini untuk memudahkan Anda dalam melakukan monitoring dan mengambil langkah Corrective Action.
  • Lakukan Weekly meeting secara rutin untuk mengecek progres kerja tim dan memastikan langkah-langkah yang diambil sudah on the track.
  • Minta juga Feedback dari tim, langkah apa saja yang dapat diambil perusahaan agar bisnis properti Anda bisa bertumbuh dengan cepat.

4. Apakah Bisnis Properti Anda bisa di duplikasi?

Untuk menjadikan bisnis developer property Anda berkelas dunia, pastikan bahwa bisnis Anda bisa di duplikasi. Membuat satu proyek adalah sebuah awal, menduplikasinya menjadi 2,3, 4 bahkan 15 proyek butuh skill khusus dan kemampuan duplikasi. Sebenarnya jika Anda sudah menjalankan langkah 1 sampai dengan 3 , maka langkah no. 4 sudah tinggal di coba saja.

Menarik materi ini? Jika ya, segera take action, jangan lupa share ke saya juga ya, dan share di group juga agar teman-teman lainnya bisa mendapatkan pelajarannya.

Sakses Selalu untuk Anda.

Jangan Buang Waktumu

Jangan Buang Waktumu

Tanpa sadar hari ini sudah berapa jam scroll FB? 😲

Tanpa sadar hari ini sudah berapa jam chat di WA? 😲

Tanpa sadar hari ini sudah berapa jam nonton Youtube? 😲

Hehehe..kembali ini self reminder sih, kebanyakan waktu terbuang karena ini dan itu yang tidak ada relevansinya ke produktifitas diri.

♨ Ok tips hari ini…

👉 Setting Goal Harian. Misal: hari ini saya ingin produktif selama 4 jam, artinya fokus kerja ke yang menghasilkan (di luar aktifitas rutin ya, 4 jam ini yg benar2 High Quality Time)

– 1 Jam: Bikin Landing Page
– 1 Jam: Prepare Ads
– 1 Jam: Perbaiki Script
– 1 Jam: Nulis Blog
Gak harus per 1 jam sih, teman2 bisa atur sendiri,

👉 Pake Timer. Lah kenapa pake timer om? Justru ini nih yang bisa bikin kita terpacu untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Begitu timer nyala, semua koneksi social media, telpon, email dan semua yg punya pontensi mengganggu kita singkirkan dan fokus di pekerjaan. Dijamin deh produktifitas meningkat.

👉 Beri rewards. Kalau pas nggak puasa sih begitu selesai satu sesi kita bisa ngopi misalnya, sebelum melanjutkan ke sesi berikutnya, kalau lagi puasa ya bisa dengan peregangan, jalan2, atau ya mampir ke sosmed heheheh tapi jangan kelamaan.

👉 Stop Baca status ini, langsung praktek huhahahahahah

Kenapa Bisnis Properti Anda Stuck? Part (1)

Kenapa Bisnis Properti Anda Stuck? Part (1)

Helicopter mode…

Beberapa pebisnis property yg mengalami stuck di bisnisnya biasanya tidak memperhatikan beberapa hal sbb:

 MOU dgn Pemilik Lahan. Poin ini yg paling penting sebelum ke yg lain-lain. Kadang karena over PD, perjanjian dibuat dengan guidance feeling atau text book atau dengan panduan kata si anu ya segitu.

Misalnya ketika mau garap lahan 2 ha utk perumahan komersiil perjanjian dibuat hanya dalam waktu 1 tahun dgn skema DP, term 1 6 bln..term 2 1 thn..padahal belum di lakukan riset bagaimana market di sekitar lahan, kecepatan jualnya dan faktor2 lainnya. Parahnya lagi nggak punya backup investasi jika ada keterlambatan bayar…

 Tidak punya kemampuan menghimpun dana dengan cepat. Proyek properti durasinya tidak lama, apalagi buat pemain-pemain pemula. Maksimal 1-2tahun harus selesai. But kenyataannya? Nah di saat2 genting, punya akses ke fresh money itu penting banget agar proyek terus running.

Wrong Marketing Mindset. Masih menganggap marketing sebagai biaya bukan investasi. Padahal ketika membuat analisa bisnis sdh di anggarkan utk biaya promosi dll. Bahkan biaya marketing diirit2…hadeuh..yg tepat itu ya lakukan marketing dgn cara terencana dan terukur.

This an Orchestra not Solo Performance. Membangun bisnis property ya sama saja dengan membangun bisnis yg lain. Bangun struktur perusahaan, buat aturan main, disiplin keuangan, bangun brand…bukan hanya jadi pedagang..beli, bangun, jual…ya kalo begitu jualan sendiri aja. Bangun tim, bangun bisnisnya.

One Project One Pocket. Ini juga nih buat yg projectnya sdh lebih dari satu. Jangan main2 dgn cashflow. One project one investor one pocket itu sdh wajib. Jangan meremehkan dgn putar2 cashflow kiri kanan…hati2 kena dead cashflow.

👉 Note: sharing ini khusus newbie or rookie di dunia property…*termasuk saya 🤣 ..yg sering kejeblos karena sok tahu dan ganteng 😎

Untuk lebih jelasnya yuk tonton video berikut ini: